BALI – Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap warga negara Ukraina, Igor Komarov (42), mengguncang Bali dan komunitas internasional. Korban diduga diculik, disiksa, serta dimintai tebusan hingga USD 10 juta sebelum akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah potongan tubuh korban ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Badung pada awal pekan lalu. Aparat dari Polda Bali bersama tim forensik langsung melakukan penyelidikan intensif.

Kronologi Dugaan Penculikan
Menurut keterangan kepolisian, Igor Komarov dilaporkan hilang sejak lima hari sebelum penemuan jasad. Ia terakhir terlihat meninggalkan vila tempatnya menginap di kawasan Seminyak.
Beberapa jam setelah dinyatakan hilang, keluarga korban di Ukraina menerima pesan ancaman yang berisi tuntutan tebusan sebesar USD 10 juta. Pesan tersebut dikirim melalui aplikasi terenkripsi, disertai foto yang menunjukkan korban dalam kondisi terikat.
“Pelaku meminta uang tebusan dalam bentuk aset kripto dan memberikan tenggat waktu 48 jam,” ujar sumber kepolisian.
Namun sebelum proses negosiasi berjalan, komunikasi dengan pelaku terputus.
Penemuan Jasad dan Hasil Forensik
Tim gabungan akhirnya menemukan potongan tubuh yang kemudian teridentifikasi sebagai Igor Komarov melalui uji DNA. Hasil autopsi menyebutkan korban mengalami luka akibat kekerasan berat sebelum meninggal dunia.
Dokter forensik menyatakan terdapat indikasi penyiksaan sistematis sebelum korban dibunuh. Luka sayatan pada tubuh korban diduga dilakukan setelah korban meninggal untuk menghilangkan jejak.
Dugaan Motif dan Pemburuan Pelaku
Pihak kepolisian menduga motif utama adalah ekonomi, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya konflik bisnis atau relasi pribadi. Igor Komarov disebut-sebut memiliki sejumlah investasi di Asia Tenggara.
Tim Reskrim Polda Bali kini memburu beberapa terduga pelaku yang telah teridentifikasi melalui rekaman CCTV dan jejak digital transaksi.
Interpol juga dikabarkan turut dilibatkan karena adanya dugaan jaringan lintas negara.
Reaksi Pemerintah Ukraina
Kedutaan Besar Ukraina menyatakan keprihatinan mendalam dan meminta pengusutan transparan. Pemerintah Ukraina juga disebut berkoordinasi dengan otoritas Indonesia untuk memastikan proses hukum berjalan adil.
Data dan Fakta Sementara
- Korban: Igor Komarov (42), WN Ukraina
- Lokasi kejadian: Bali, Indonesia
- Nilai tebusan: USD 10 juta
- Status kasus: Dalam penyelidikan intensif
- Keterlibatan: Dugaan jaringan lintas negara
Skor Perkembangan Kasus (Update Investigasi)
Berdasarkan perkembangan sementara:
- Identifikasi korban: 100% terkonfirmasi (DNA match)
- Identifikasi pelaku: 60% (beberapa terduga telah dikantongi identitasnya)
- Pengumpulan barang bukti: 75%
- Kerja sama internasional: Sedang berlangsung
Polda Bali menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena terjadi di destinasi wisata internasional dan melibatkan warga negara asing. Aparat keamanan memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis di Bali guna mencegah kejadian serupa. Penyelidikan masih berlangsung. Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
